Kanopi Kaca

Alasan kenapa kanopi kaca, jika Anda memiliki jendela yang lebar, Anda perlu membuat kanopi yang baik. Kanopi tersebut berperan untuk melindungi jendela dan mencegah tampias hujan yang berlebihan. Juga mereduksi sinar matahari yang masuk ke dalam ruangan.
Di pasaran, banyak tersedia model kanopi. Biasanya, model akan berkait dengan pilihan rangka dan bahan penutup. Ambil contoh, model kanopi sandar dengan bahan genteng yang senada dengan atap rumah. Model datar dengan bahan dari polikarbonat atau kaca. Ada juga bentuk lain seperti model layar dari bahan terpal yang bisa ditarik dan gulung.

Banyak pilihan kanopi tranparan yang modern. Anda dapat menggunakan model kanopi kaca, model datar dari bahan kaca. Pertimbangannya, sinar matahari yang menembus kaca bisa menerangi ruang di bawahnya.
Berikut 5 saran untuk membangun rangka kanopi bahan kaca :
  1. Tentukan desain kanopi yang Anda inginkan. Sebaiknya, desain tersebut sesuai dengan konsep utama rumah dan dana yang Anda miliki.  Kemudian, gunakan jenis kaca tempered, setebal 10mm. Pilihan lain, kaca tempered laminated, dengan ketebalan masing-masing sisi, 5mm.
  2.  Ukur lebar dan tinggi jendela atau pintu yang Anda hendak pasang kanopi. Dari hitungan itu, Anda dapat membuat ukuran kanopi yang pas. Sebaiknya lebihkan ukuran lebar dan panjang, minimal 10cm. Misalnya, jika lebar jendela 40cm maka ukuran lebar kanopinya 60cm.
  3. Pasang rangka kanopi pada dinding bagian atas jendela. Gunakan bahan rangka yang kuat dan tak mudah berkarat. Misalnya, bahan besi hollow yang di-coating antikarat dan dicat. Begitu pula, jika bahannya, kayu lakukan coating antirayap.
  4. Pastikan pengikat rangka menggunakan sekrup atau dinabolt yang kuat. Kalau memang perlu, pasang dinabolt secara rangkap agar kokoh dan tak mudah lepas.
  5. Anda juga perlu memastikan pemasangan kaca dengan benar. Misalnya, beri lubang pada kaca sebelum dipasang sekrup ke rangka. Agar tidak mudah bocor, bekas lubang diberi klep atau sealant. Fungsi sealant juga untuk membuat kaca tidak mudah bergeser.
oleh: Mikael Fredi Indra

No comments:

Post a Comment

Pages